Don't miss our limited offer - up to 50% OFF!
Perbedaan Kulit Asli & Sintetis
Kulit merupakan salah satu material yang sudah lama digunakan untuk sepatu. Penggunaan material kulit membuat kesan klasik dan mahal pada sebuah produk sepatu. Banyak jenama ternama yang menggunakan kulit sebagai material utama mereka. Umumnya, ada dua material sepatu kulit yang digunakan yaitu kulit hewani dan kulit sintetis. Secara kasat mata kedua jenis kulit seperti terlihat sama, namun tentu saja berbeda. Apa saja perbedaan kedua jenis kulit tersebut?
Ada 4 cara mudah untuk membedakan sepatu kulit asli dan kulit sintetis :
1. Perbedaan Bahan
Perlu diketahui bahwa kulit asli terbuat dari kulit hewani seperti sapi, domba atau rusa. Proses pengolahan melalui proses penyamakan yang panjang agar lebih tahan lama. Sedangkan kulit sintetis, terbuat dari bahan buatan seperti Poliuretan (PU), PVC, atau mikrofiber yang dilapisi pada kain dasar, kemudian diolah untuk menyerupai tampilan kulit asli. Secara ketahanan, sepatu kulit dengan bahan sintetis memiliki ketahanan yang lebih singkat dibandingkan dengan sepatu kulit asli.
2. Tekstur yang tak sama
Secara tekstur, sepatu kulit asli memiliki pori-pori alami yang unik karena bahanya terbuat dari hewan. Ketika ditekuk, kulit asli cenderung lebih elastis dan kerutannya lebih natural. Sedangkan sepatu kulit sintetis memiliki tekstur yang lebih mulus dan rapi karena dicetak secara konsisten dan seragam menggunakan mesin. Jika ditekut, kerutannya lebih kaku dan terlihat seperti plastic pecah.
3. Penyesuaian suhu yang berbeda
Kulit asli lebih cepat menyesuaikan dengan suhu tubuh manusia. Ketika kamu menyentuh atau meraba beberapa detik saja, kulit asli akan terasa hangat. Berbeda dengan kulit sintetis yang akan terasa dingin ketika disentuh, dan tidak mudah untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh manusia.
4. Aroma
Kedua bahan ini tentu memiliki aroma yang sangat berbeda. Sepatu Kulit Asli memiliki aroma khas hewani atau bau samak yang alami dan sulit ditiru. Sementara itu, kulit sintetis berbau bahan kimia yang menyengat seperti plasti dan lem.
Sekarang kamu bisa membedakan kedua material kulit tersebut. Tinggal memilih mana yang lebih tepat dan cocok dengan seleramu. Karena keduanya tentu memiliki kelebihannya masing-masing.
